About

Indo Runners adalah komunitas lari terbesar di Indonesia yang terbuka bagi siapa saja saja guna memberi kesempatan bagi para anggotanya untuk melakukan kegiatan olahraga lari bersama secara rutin atau pada acara tertentu. Reza Puspo yang pada dasarnya memang suka olahraga membentuk komunitas ini pada tahun 2009. "Sebelumnya saya sudah rutin berolahraga, tapi hanya di pusat kebugaran. Namun, saya masih sering sakit sehingga dokter menganjurkan saya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatkan latihan kardio. Akhirnya, saya mulai olahraga lari di luar ruangan sekaligus menikmati car free day. Pada saat itulah saya melihat bahwa cukup banyak masyarakat yang tertarik pada olahraga lari," ungkap Reza.

Awalnya Indo Runners yang dibentuk Reza merupakan sebuah lomba virtual untuk sebuah situs alat olahraga. Lomba virtual tersebut ternyata berhasil menarik minat banyak orang untuk berpartisipasi sehingga akhirnya terbentuk komunitas Indo Runners yang sudah berjalan selama 3 tahun. Indo Runners mulanya hanya sebuah kelompok kecil kurang yang terdiri dari 30 orang, sebagian besar dari mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Reza menjelaskan, "manfaat lari tidak hanya sekedar untuk meningkatkan kesehatan tubuh, tetapi juga sebagai salah satu cara saya untuk menghindari kejenuhan terhadap kota Jakarta yang saya temui setiap hari. Lari bisa memberikan semangat dan kebebasan yang berbeda, dan yang jelas lari adalah olahraga paling murah". Sayangnya orang Indonesia masih banyak yang kurang berminat pada olahraga lari. "Saya punya teori tersendiri mengenai ini. Menurut saya, lari punya kesan negatif pada orang Indonesia karena sejak kecil kita sudah ditumbuhkan kebencian tersendiri pada olahraga ini. Coba saja ingat, hukuman apa yang paling sering kita terima saat kita membuat kesalahan di sekolah dulu?" tanya Reza.

Salah satu anggota Indo Runners, Yasha Chatab , menuturkan bahwa jejaring sosial Facebook telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan anggota komunitas ini. "Kami berfoto, mengunduhnya di Facebook dan tag satu sama lain pada saat olahraga lari bersama. Orang yang di tag tersebut menarik minat teman-temannya yang lain dan kemudian mereka juga bergabung di Indo Runners. Para anggota juga didorong untuk mengundang semua teman-teman mereka yang mungkin tertarik untuk bergabung, " kata Yasha. Maylaffayza, istri Yasha, seorang penyanyi terkenal, pemain biola, dan produser musik, juga memainkan peranan penting sebagai juru bicara bagi komunitas ini. Ia telah melakukan banyak promosi mengenai Indo Runners kepada fans-nya secara online dan offline.

Kegiatan Indo Runners antara lain, lari bareng setiap hari minggu (Sunday Morning Run) dan kamis malam (Thursday Night Run), mengikuti lomba-lomba lari (5k, 10k, 21k, dan 42k) di Indonesia dan seputar Asia, serta berbagi ilmu maupun tips seputar olahraga lari. Dengan adanya kegiatan rutin, komunitas Indo Runners ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sebenarnya lari adalah olahraga yang menyenangkan dan tidak susah untuk dijalani. Salah satu contoh, pada saat Jakarta International 10K dua tahun yang lalu, Indo Runners berlari dengan menggunakan kostum Gatot Kaca, Mario Bross, Si Pitung, dan lainnya.

Selain mengadakan kegiatan rutin seperti Thursday Night Run dan Sunday Morning Run, Indo Runners juga mengadakan acara-acara unik dengan tema tertentu seperti Kawin Lari, Christmas Run, New Year’s Run, Batik Run (dalam rangka hari Batik Indonesia pada 2 Oktober 2012 lalu), kontes kostum saat Jakarta 10K dan berbagai acara sosial dengan sesama CSR (Caring, Sharing dan Running) meliputi penggalangan dana saat Lebaran dan Natalan. Pada saat Batik Run, para anggota diminta untuk mengenakan pakaian batik dan akan dipilih pemenang melalui foto yang menerima suara terbanyak di halaman Facebook komunitas Indo Runners. Hadiah tersebut dibeli dengan uang yang dikumpulkan oleh tim Indo Runners. Diharapkan dengan adanya hadiah dapat mendorong para anggota untuk giat berlari dan acara tersebut jadi menyenangkan.

Untuk Thursday Night Run, diadakan setiap Kamis pada pukul 19.30 malam yang dimulai di fX, Senayan. Sedangkan Sunday Morning, diadakan setiap hari minggu pada pukul 06.00 pagi. Jarak lari yang ditempuh, berkisar dari 3-9 km. Tetapi bagi yang masih merasa kurang, dapat melanjutkan berlari sesuai dengan kemampuannya sendiri. Jalur berlarinya menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Gelora Bung Karno, Jalan Asia Afrika, lalu kembali ke titik awal berkumpul di Jalan Jenderal Sudirman. Kamis malam dijadikan sebagai salah satu hari rutin berlari bagi anggota Indo Runners karena dinilai pada malam lain, seperti Jumat malam, kebanyakan waktunya sudah digunakan untuk jalan-jalan atau kegiatan akhir pekan bersama keluarga. Pemilihan kegiatan pada malam hari mungkin bertujuan untuk publikasi serta sebagai pembuktian bahwa warga Jakarta tetap bisa meluangkan waktu untuk olahraga kapan saja, apalagi bagi mereka yang sulit bangun pagi di akhir pekan. Kamis malam terbukti efektif karena rata-rata anggota yang hadir sekitar 40 hingga 60 orang. Namun, jumlah tersebut silih berganti. Ada yang rutin setiap pekan, dua pekan sekali atau lebih.

Dengan motto "Mari Lari", Indo Runners berharap dapat mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai melakukan olahraga lari sehingga nantinya dapat terwujud sebuah acara lomba lari seperti di Singapura yang diikuti 70.000 orang. Bagi kamu yang ingin ikut berlari, langsung saja datang ke fX, Senayan, Jakarta, pada kamis malam